RIVAL.co.id – JAKARTA, Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (PP IMIKI) gelar Diskusi Publik dan launching buku modul pedoman diklat imiki di hotel golden boutique, Jakarta. Senin (27/5/2019)

Kegiatan yang mengusung tema “Menakar Peran Komunikasi Persatuan dan Perdamaian Masyarakat dalam Rekonsiliasi Pasca Pemilu” di hadiri narasumber Dr.Dadang Rahmat H selaku Ketua Umum ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi) Pusat sekaligus Dekan Fikom Unpad, Asmono Wikan selaku Sekjen Serikat Perusahaan Pers, dan peserta perwakilan dari masing-masing wilayah dan cabang ikatan mahasiswa ilmu komunikasi Indonesia khususnya dari wilayah Banten DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dirilis buku pedoman Diklat IMIKI sebagai upaya untuk memajukan kualitas anggota IMIKI. Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia, Mahbub Ubaedi Alwi menjelaskan ada tiga faktor perlunya Diklat dalam IMIKI.

“Pendidikan dan latihan menjadi penting dalam organisasi bagi anggota juga pengurus, sebagai sarana untuk pewarisan nilai, yang meliputi nilai-nilai keorganisasian, nilai kebangsaan, keilmuan, dan kepemimpinan. Selain itu sebagai pengembangan sumber daya manusia pada aspek keilmuan, leadership, dan softskill. Hal ini juga sebagai upaya peningkatan kuantitas keanggotaan aktif” ungkap mahbub, Selasa (28/5/2019)

Selain itu, Mahbub juga sampaikan ucapan terimakasih untuk seluruh tim yang sudah berupaya menyusun pedoman Diklat IMIKI.

“Terimakasih untuk tim penyusun buku modul yang dipimpin Kabid Keorganisasian dan ketua 1 bagian internal Imiki pusat telah meluangkan waktunya menyelesaikan buku pedoman ini” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keorganisasian PP IMIKI, Riski Firmanto berharap dengan adanya modul pedoman Diklat IMIKI ini dapat dilaksanakan oleh Pengurus Wilayah, Cabang maupun Pengurus Perguruan Tinggi.

“Semoga bermanfaat untuk organisasi, serta keluarga besar IMIKI baik anggota dan pengurus mampu menciptakan regenerasi dan mencetak anggota yang lebih berkompeten, bertanggungjawab dan mewujudukan cita-cita organisasi” tutup Riski.

Kegiatan peluncuran buku pedoman modul Diklat dan diskusi publik ini di tutup dengan buka bersama. (GK)