Home Rival HeadlineRival NewsGara-gara ini! Mukhlis Basri Disomasi Hendarsam Marantoko
Gara-gara ini! Mukhlis Basri Disomasi Hendarsam Marantoko

Gara-gara ini! Mukhlis Basri Disomasi Hendarsam Marantoko

RIVAL.co.id – BANDAR LAMPUNG, “Hati- hati dengan jempol mu ” kalimat bijak ini mungkin dapat mengingatkan semua element masyarakat dalam menggunakan media sosial di era teknologi ini. Hal ini terbukti terjadi pada Politisi PDIP, Mukhlis Basri yang menyatakan dalam grup whatsapp bahwa anak semata wayang Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo, jadi LGBT. Sehingga Pernyataan ini langsung menimbulkan reaksi pihak lain.

Dalam grup whatsapp Kabar Lampung yang di-upload Selasa (12/11), Mukhlis Basri menulis : Jokowi kepala dan pimpinan keluarga, lah Prabowo punya anak semata wayang, jd LGBT, Ckckckc.

Terkait persoalan tersebut Hendarsam Marantoko selaku wakil ketua Advokasi DPP Gerindra yang juga Caleg DPR RI Dapil I dalam surat elektroniknya menyebutkan bahwa pihaknya akan segera memberi Tanggapan hukum dan somasi terbuka kepada Mukhlis Basri.

Hendarsam Marantoko menjelaskan bahwa “Beberapa saat yang lalu saya mendapat kabar dari beberapa rekan relawan Prabowo Sandi di Lampung bahwa sdr Muchlis Basri menuduh anak pak Prabowo Subianto (mas didit ) sebagai seorang LGBT di percakapan group WA ” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menegaskan apabila ucapan Muklis Basri tersebut benar maka Muklis Basri telah melanggar pasal 310 .311 KUHP dan pasal 27 ayat (3) UU ITE jo pasal 45 UU ITE dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 6 tahun

Selain itu juga, prilaku Saudara Mukhlis Basri sebagai salah satu caleg dan atau kader partai yang mendukung paslon capres no 01 patut diduga telah berusaha mendeskriditkan pak Prabowo Subianto dengan menuduh anaknya sebagai seorang LGBT sehingga dapat menurunkan elektabilitas dan kredibilitas pak prabowo di mata masyarakat Lampung yang kami anggap sebagai bentuk black campaign kpd bapak Prabowo Subianto” ujar Hendarsam Marantoko.

Masih menurut Hendarsam Marantoko ” Oleh karena itu kami mendesak Muklis Basri dalam jangka waktu 1×24 jam memberikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada mas Didit Prabowo dan bapak Prabowo Subianto dan apabila hal tersebut tidak dilakukan maka kami selaku kader partai Gerindra dan atau para relawan Prabowo akan menempuh langkah hukum ke Kepolisian RI dan Bawaslu Lampung.

Hal serupa Salah satunya adalah Gerakan Relawan Pandu Garuda (GRPG) Lampung. Tidak sepatutnya sebagai tokoh politik Lampung, Mukhlis Basri yang mencalonkan diri jadi anggota DPR RI Dapil 1 menyatakan komentar seperti itu.

Fajar AF, ketua Advokasi GRPG Lampung, Selasa (11/12) mengatakan, apa yang dikatakan mantan bupati Lampung Barat tersebut bisa berdampak secara hukum maupun politis.

Lembaganya berencana melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti secara hukum. Sama saja, Mukhlis Basri telah menyebarluaskan hoaks, berita bohong, kata Fajar AF.

Dalam bukti percakapan Mukhlis Basri menyatakan hanya melanjutkan pernyataan orang lain dan hal itu dianggapnya diskusi biasa dalam WhatsApp dan minta media tak membesar-besarkannya. Sayangnya hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan dari Muklis Basri. (Rival).

Berikan Komentar